Jumat, 29 November 2013

3.3 Hambatan Pasif dan Contohnya

Tugas 3.3 - Hambatan Pasif dan Contohnya

Hambatan pasif merupakan salah satu hambatan yang terjadi pada sistem yang disebabkan oleh ketidaksengajaan, misalnya bencana alam, matinya aliran listrik, dan lain-lain yang tidak disengaja.

Contohnya saja ketika sesorang sedang mengerjakan suatu proyek penting di komputer, pada saat bersamaan terjadi gempa bumi yang menyebabkan gangguan jaringan dan listrik, sedangkan proyek tersebut belum tersimpan secara keseluruhan. Dalam hal ini tidak ada yang bisa disalahkan, karena merupakan bencana alam.

Pengendalian terhadap hambatan semacam ini dapat berupa pengendalian preventif maupun korektif, seperti :

  1. Sistem Toleransi Kesalahan
    Dimana sebagian besar metode yang digunakan untuk menangani kegagalan komponen sistem adalah pengawasan dan redundancy. Jika salah satu sistem gagal, bagian redundancy akan segera mengambil alih dan sistem dapat terus beroperasi tanpa interupsi.
  2. Memperbaiki Kesalahan : Backup File.
Sumber :

3.2 Hambatan Aktif dan Contohnya

Tugas 3.2 - Hambatan Aktif dan Contohnya

Seperti yang sudah dibahas sekilas sebelumnya, hambatan adalah bentuk eksploitasi potensial dari kerentanan. Hambatan aktif mencakup penggelapan dan sabotase terhadap komputer. Jadi, hambatan aktif bisa disebut juga hambatan yang diterima secara langsung oleh suatu sistem dari satu orang maupun sebuah komunitas.

Contoh hambatan aktif yang biasa terjadi pada sistem komputer, diantaranya :

  1. Penggantian berkas secara langsung
  2. Manipulasi input
  3. Mengubah program
  4. Mengubah file secara langsung
  5. Pencurian data
  6. Sabotase
  7. Penyalahgunaan atau pencurian sumber daya informasi

Salah satu jenis penyalahgunaan informasi terjadi pada saat seorang karyawan
menggunakan sumber daya komputer organisasi untuk kepentingan pribadi.

Cara utama untuk mencegah hambatan aktif terkait dengan kecurangan dan sabotase adalah dengan menerapkan tahap-tahap pengendalian akses yakni pengendalian akses lokasi,  akses sistem, dan akses file.
Sumber :

3.1 Kerentanan Sistem

Tugas 3.1 - Kerentanan Sistem

Kerentanan adalah keadaan dimana mungkinnya suatu objek dapat terkena suatu hal yang beresiko yang disebabkan oleh faktor faktor yang berkaitan.
Sistem adalah sekumpulan elemen yang saling terhubung untuk mencapai tujuan tertentu.
Kerentanan sistem merupakan kelemahan dalam suatu sistem, sedangkan hambatan (ancaman) merupakan bentuk eksploitasi potensial dari kerentanan.
Terdapat dua kategori hambatan, yaitu aktif dan pasif.
Hambatan aktif mencakup penggelapan terhadap komputer dan sabotase terhadap komputer, sedangkan hambatan pasif mencakup kesalahan-kesalahan sistem termasuk gangguan alam, seperti gempa bumi, banjir, kebakaran, dan badai.
Kesalahan sistem mewakili kegagalan peralatan komponen, seperti kelemahan disk, kekurangan tenaga, dan sebagainya.
Bagian tersisa dari sesi ini akan berfokus pada hambatan aktif (penggelapan dan sabotase).


Suatu sistem tentu saja dapat mengalami kerentanan karena didalam sistem tersebut dapat terganggu oleh banyak faktor.
Misalnya saja Sistem Informasi, penggunaan sistem informasi dapat mengalami kerentanan jika tidak adanya jaminan keamanan pada sistem tersebut.
Penggunaan atau akses yang tidak sah, perangkat lunak yang tidak berfungsi, kerusakan pada perangkat keras, gangguan dalam komunikasi, bencana alam, dan kesalahan yang dilakukan oleh petugas merupakan beberapa contoh dari kerentanan dari sistem informasi.

Sumber :